Tahukah Kamu, 5 Serangga Ini Bergizi Tinggi

  Jumat, 29 Maret 2019

yesnetijen.web.id - Organisasi pangan dan pertanian dunia (FAO) beberapa waktu lalu menyebut potensi serangga sebagai sumber pangan bergizi tinggi yang murah meriah dan tersedia melimpah di sekitar kita.

Kenali apa saja serangga bergizi tinggi yang layak dicoba

 

 

1. Belalang 


Bentuknya mirip dengan jangkrik, tetapi belalang memiliki antena lebih pendek dan lebih aktif di siang hari. Kandungan gizinya yang tinggi membuat belalang bisa menjadi pilihan camilan sehat. 

Kandungan protein dalam belalang hampir setara dengan sepotong dada ayam berukuran 100 gram, tetapi dengan lemak lebih banyak. Serangga ini terasa lebih lezat jika dipanggang atau dibumbui bawang putih, bawang, cabai, serta kecap.  

 

 

2. Jangkrik 


Jangkrik sebenarnya sudah lama dikonsumsi oleh masyarakat di beberapa negara di Asia. Kandungan kalsiumnya yang tinggi membuat serangga ini paling banyak dikonsumsi. 

"Protein adalah nutrisi terbesar dari serangga, tetapi ada juga kandungan kalori, vitamin, dan mineral," kata May Berenbaum, kepala departeman entomologi dari Universitas Illinois di Urbana-Champaign.  

 

 

3. Ulat daun 



yesnetijen.web.id - Ulat juga bukan serangga baru yang menjadi bahan makanan. Kandungan proteinnya yang tinggi menjadi keunggulan utama ulat untuk dikonsumsi.

 

 

4. Kepik air raksasa 



Kepik air raksasa (giant water beetles) sering ditangkap oleh penduduk di wilayah pedesaan Thailand. Selain karena mudah ditemukan, serangga ini juga mengeluarkan bau yang sedap ketika dimasak. Kandungan proteinnya jauh lebih tinggi dibanding dengan kacang merah.  

 

 

5. Semut merah


Semut merah dan telurnya sudah lama dikenal dalam kuliner di negara Timur. Selain mengandung protein tinggi, semut memiliki lemak lebih sedikit seperti halnya ikan. Meski begitu, mengumpulkan semut merah bukan perkara mudah karena hewan kecil ini cukup sakit jika menggigit.



Buka File PDF Artikel     


Sebelumnya
Berbagai Manfaat Hutan Mangrove
  Berikutnya
Ini Dia Racun Paling Mematikan di Dunia

 

(0) Komentar

Beri komentar





Hanya komentar yang sudah di-approve admin yang tampil.

KESIMPULAN : yesnetijen.web.id - Organisasi pangan dan pertanian dunia (FAO) beberapa waktu lalu menyebut potensi serangga sebagai sumber pangan bergizi tinggi yang murah meriah dan tersedia melimpah di sekitar kita. Kenali apa saja serangga bergizi tinggi yang layak dicoba     1. Belalang  Bentuknya mirip dengan jangkrik, tetapi belalang memiliki antena lebih pendek dan lebih aktif di siang hari. Kandungan gizinya yang tinggi membuat belalang bisa menjadi pilihan camilan sehat.  Kandungan protein dalam belalang hampir setara dengan sepotong dada ayam berukuran 100 gram, tetapi dengan lemak lebih banyak. Serangga ini terasa lebih lezat jika dipanggang atau dibumbui bawang putih, bawang, cabai, serta kecap.       2. Jangkrik  Jangkrik sebenarnya sudah lama dikonsumsi oleh masyarakat di beberapa negara di Asia. Kandungan kalsiumnya yang tinggi membuat serangga ini paling banyak dikonsumsi.  "Protein adalah nutrisi terbesar dari serangga, tetapi ada juga kandungan kalori, vitamin, dan mineral," kata May Berenbaum, kepala departeman entomologi dari Universitas Illinois di Urbana-Champaign.       3. Ulat daun  yesnetijen.web.id - Ulat juga bukan serangga baru yang menjadi bahan makanan. Kandungan proteinnya yang tinggi menjadi keunggulan utama ulat untuk dikonsumsi.     4. Kepik air raksasa  Kepik air raksasa (giant water beetles) sering ditangkap oleh penduduk di wilayah pedesaan Thailand. Selain karena mudah ditemukan, serangga ini juga mengeluarkan bau yang sedap ketika dimasak. Kandungan proteinnya jauh lebih tinggi dibanding dengan kacang merah.       5. Semut merah Semut merah dan telurnya sudah lama dikenal dalam kuliner di negara Timur. Selain mengandung protein tinggi, semut memiliki lemak lebih sedikit seperti halnya ikan. Meski begitu, mengumpulkan semut merah bukan perkara mudah karena hewan kecil ini cukup sakit jika menggigit.

 

 

Step By Step Belajar HTML 5

 

 

Artikel Lainnya :