Yuk Mengenal Hosting,, Fungsi dan Jenis-jenis Hosting

  Senin, 04 Maret 2019

yesnetijen.web.id - Berencana membangun sebuah blog pribadi atau situs toko online? jika ya, pasti Teman & temanwati netijen akan sering mendengar istilah hosting. Tentunya sebelum membuat sebuah situs, sedikit banyak Teman & temanwati netijen harus tau terlebih dahulu pengertian, fungsi, dan jenis hosting.

Sebetulnya, ada berbagai macam jenis hosting yang bisa Teman & temanwati netijen gunakan secara garis besar, ada hosting gratis dan ada juga yang berbayar. Semua itu tergantung dengan kebutuhan Teman & temanwati netijen, namun jika Teman & temanwati netijen berencana ingin membuat situs yang serius dan profesional, Saya lebih menyarankan Teman & temanwati netijen untuk menggunakan hosting berbayar.

Supaya Teman & temanwati netijen tidak salah pilih saat membeli hosting, mari kita ulas lebih lengkap mengenai pengertian dan fungsi hosting. Teman & temanwati netijen pemula? jangan khawatir, saya akan membahasnya dengan bahasa yang lebih mudah dipahami.

 

 

Pengertian Hosting

Hosting adalah tempat untuk menyimpan berbagai macam jenis data yang diperlukan untuk mendirikan sebuah website. Data-data seperti file gambar, video, kode pemrograman, dan sebagainya akan disimpan di dalam hosting.

Setiap hosting punya satu atau beberapa server komputer khusus yang terhubung dengan jaringan internet berkecepatan tinggi. Supaya lebih mudah dipahami, mari kita ibaratkan website sebagai sebuah toko (fisik).

Untuk mendirikan toko tentunya kita harus punya tempat atau lahan terlebih dahulu sebagai tempat menyimpan barang-barang yang akan kita jual. Nah penjual tanah di sini bisa kita ibaratkan sebagai penjual hosting, salah satu penyedia layanan hosting yang cukup populer di Indonesia adalah Niagahoster.

Niagahoster menyediakan beberapa lahan (hosting) yang bisa kita sewa untuk mendirikan sebuah toko. Setelah Teman & temanwati netijen menyewa lahan barulah Teman & temanwati netijen bisa menempatkan barang-barang yang ingin Teman & temanwati netijen jual di lahan tersebut.

Jadi, tanpa lahan (hosting) Teman & temanwati netijen tidak akan bisa membangun sebuah toko (website). Hosting tidak bisa dipisahkan dengan domain…

Kalau hosting itu ibarat lahan, nah kalau domain diibaratkan sebagai alamat toko Teman & temanwati netijen. Tentunya apabila toko tidak memiliki alamat, pengunjung Teman & temanwati netijen akan kebingungan mencarinya.

Itulah mengapa domain dan hosting selalu berkaitan erat.

 

 

Fungsi Hosting

yesnetijen.web.id - Setelah Teman & temanwati netijen paham dengan istilah hosting, mari kita ulas beberapa fungsi hosting.

 

 

1. Sebagai Tempat Penyimpanan Data

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, hosting di ibaratkan seperti lahan, dimana Teman & temanwati netijen bisa menyimpan berbagai macam jenis barang. Semakin besar kapasitas hosting, maka semakin banyak pula data yang bisa Teman & temanwati netijen simpan.

Jika Teman & temanwati netijen membeli hosting, maka Teman & temanwati netijen akan diberi tahu kapasitas penyimpanan hosting oleh penyedia layanan hosting. Ada yang memiliki kapasitas penyimpanan 300 MB, 2GB, 3GB, bahkan ada juga yang unlimited.

Teman & temanwati netijen tidak diperbolehkan untuk menyimpan data lebih dari kapasitas yang telah ditentukan. …Mengapa?

Mari kita ibaratkan lagi seperti toko (fisik).

Kalau tempat Teman & temanwati netijen kecil tapi barang-barang yang ada simpan cukup banyak tentunya itu akan memakan lahan orang lain atau toko disebelah Teman & temanwati netijen. Jika Teman & temanwati netijen tidak segera memperkecil kapasitas atau memperluas lahan Teman & temanwati netijen, toko yang disebelah Teman & temanwati netijen juga bisa terganggu.

 

 

2. Supaya Situs Tetap Online

Sebetulnya, Teman & temanwati netijen juga bisa membuat server hosting sendiri menggunakan komputer pribadi. Akan tetapi Teman & temanwati netijen harus punya komputer dengan spesifikasi super dan internet berkecepatan tinggi supaya situs bisa tetapi online.

Tentunya untuk membangun server sendiri membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itulah banyak orang yang lebih memilih untuk menyewanya dari penyedia layanan hosting.

Namun jangan salah, seperti halnya komputer yang biasa kita pakai. Hosting juga bisa bermasalah, entah itu bermasalah pada akses internetnya maupun hardware dari server hosting yang Teman & temanwati netijen gunakan.

Oleh karena itu sebelum memesan hosting pastikan Teman & temanwati netijen memilih penyedia layanan hosting yang tepat. 3. Membuat Email yang Profesional

Dengan menggunakan hosting, Teman & temanwati netijen juga dapat membuat email

 profesional yang berbeda dari orang lain. Entah itu menggunakan nama sendiri maupun nama perusahaan Teman & temanwati netijen.

Kalau email gratisan seperti yang biasa digunakan oleh kebanyakan orang, biasanya akan memiliki akhiran …@gmail.com, …@yahoo.com, …@hotmail.com, dan sebagainya. Jika Teman & temanwati netijen menggunakan hosting sendiri, Teman & temanwati netijen bisa menggunakan domain situs Teman & temanwati netijen sebagai akhiran dari email Teman & temanwati netijen.

Formatnya akan seperti ini:

  • namaanda@namadomain.com

namaanda bisa diubah sesuai dengan keinginan Teman & temanwati netijen.

Sedangkan untuk namadomain.com tidak bisa diubah, ini akan menyesuaikan dengan alamat domain situs Teman & temanwati netijen. Kalau ingin mengubahnya maka Teman & temanwati netijen juga harus mengubah alamat domain situs Teman & temanwati netijen.

Contoh di situs cobacoba.com, saya bisa membuat email seperti ini john@ cobacoba.com.

Nggak hanya terlihat profesional atau keren saja.

Dengan menggunakan email menggunakan domain dari situs Teman & temanwati netijen sendiri, Teman & temanwati netijen juga akan lebih dipercaya oleh pelanggan. Karena tidak ada yang bisa membuat email dengan akhiran domainanda.com jika Teman & temanwati netijen tidak membuatnya sendiri.

 

 

Jenis-jenis Hosting


yesnetijen.web.id - Ada beberapa jenis hosting yang bisa kita gunakan, supaya Teman & temanwati netijen bisa memilih yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Teman & temanwati netijen, berikut ini ulasannya:

 

 

1. Shared Hosting

Sesuai dengan namanya, jika Teman & temanwati netijen menggunakan Shared Hosting berarti situs web Teman & temanwati netijen di simpan di server yang sama dengan situs milik orang lain. Salah satu keuntungan yang bisa Teman & temanwati netijen dapatkan dari jenis hosting yang satu ini, harganya yang lebih murah daripada jenis hosting yang lainnya.

Orang-orang yang baru memulai membuat situs web biasanya akan memilih Shared Hosting. Saya juga menyarankan Teman & temanwati netijen untuk memilih jenis hosting ini. Shared Hosting cocok untuk situs baru yang berukuran kecil dan belum banyak memiliki pengunjung, seperti blog pribadi dan sebagainya.

Penyedia layanan hosting murah yang cukup populer di Indonesia adalah Niagahoster, hanya dengan Rp 19.800 Teman & temanwati netijen sudah bisa mendapatkan Shared Hosting berkualitas. Niagahoster menjadi salah satu penyedia layanan hosting dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.

Tentu banyaknya orang yang menggunakan Niagahoster bukan tanpa alasan, selain kualitas hosting yang sangat baik costumer servicemereka juga cukup tanggap. Sehingga, jika hosting Teman & temanwati netijen bermasalah Teman & temanwati netijen bisa mengatasi masalah tersebut dengan cepat. Bahkan ketika Teman & temanwati netijen datang ke situsnya, tanpa harus mengirim pesan dulu Teman & temanwati netijen sudah disambut oleh mereka.

 

 

2. Cloud Hosting

Cloud Hosting merupakan teknologi baru dalam dunia web hosting.

Hosting jenis ini memungkinkan ratusan server bekerja sama satu sama lain untuk menjaga performa website, sehingga jenis hosting ini akan tampak seperti server berukuran besar.

Salah satu keuntungan jika Teman & temanwati netijen menggunakan Cloud Hosting, Teman & temanwati netijen tidak perlu khawatir ketika situs web mengalami lonjakan pengunjung yang dapat mematikan situs web.

Karena server yang terhubung akan bekerja sama menjaga performa website agar tetap stabil.

 

 

3. WordPress Hosting

yesnetijen.web.id - Menanjaknya popularitas WordPress sebagai platform untuk membangun situs web menjadi salah satu alasan penyedia layanan hosting menawarkan WordPress Hosting. Sesuai dengan namanya, WordPress Hosting merupakan hosting yang dikhususkan untuk situs web yang menggunakan platform WordPress.

Dimana penyedia hosting akan menjaga instalasi WordPress para penggunanya agar tetap up-to-date. Selain itu mereka juga akan membantu melindungi situs dari berbagai ancaman keamanan yang dapat membahayakan situs Teman & temanwati netijen.

Harga WordPress Hosting lebih mahal daripada Shared Hosting.

Selain alasan harganya yang mahal, WordPress Hosting juga jarang dipilih karena pengguna hanya bisa menggunakan platform WordPress saja.

 

 

3. VPS Hosting

VPS atau Virtual Private Server sebetulnya hampir mirip seperti Shared Hosting, dimana kapasitas hardware di dalam server akan dibagi untuk beberapa situs. Akan tetapi di VPS Teman & temanwati netijen tidak akan terganggu oleh situs lain, karena memang Teman & temanwati netijen akan diberikan kapasitas khususkan hanya untuk Teman & temanwati netijen.

Umumnya orang akan beralih ke VPS Hosting jika di Shared Hosting sudah tidak kuat lagi menampung situsnya. Biasanya jika situs sudah memiliki puluhan ribu pengunjung per hari, pemilik situs akan memindahkan websitenya dari Shared Hosting ke VPS Hosting.

 

 

4. Dedicated Hosting

Sesuai dengan namanya, Dedicated Hosting adalah server yang didedikasikan hanya untuk situs Teman & temanwati netijen saja. Jika Teman & temanwati netijen menyewa Dedicated Hosting berarti Teman & temanwati netijen menyewa satu server fisik dari perusahaan penyedia layanan hosting.

Dengan menggunakan hosting ini Teman & temanwati netijen akan mendapatkan kontrol penuh (root) di Linux. Teman & temanwati netijen juga tidak perlu khawatir dengan situs web lain yang mengganggu kinerja situs Teman & temanwati netijen.

Dedicated Hosting merupakan server dengan level tertinggi yang biasa digunakan oleh situs web yang sudah mapan. Harga Dedicated Hosting juga jauh lebih mahal daripada Shared Hosting.

 

 

5. Colocation Hosting

yesnetijen.web.id - Sama seperti Dedicated Hosting, hanya saja di sini Teman & temanwati netijen tidak menyewa dari perusahaan penyedia layanan hosting. Akan tetapi di sini Teman & temanwati netijen membuat sendiri server untuk situs Teman & temanwati netijen.

Berbagai peralatan dan kebutuhan untuk membangun server seperti hardware, pasokan listrik, pendingin, koneksi internet, dan sebagainya menjadi tanggung jawab Teman & temanwati netijen sendiri.

Jika ada kerusakan yang membuat server lumpuh, Teman & temanwati netijen harus bisa mengatasinya sendiri agar server aktif kembali. Jarang situs yang menggunakan Colocation Hosting.

Selain biayanya yang tidak murah, perawatannya juga tidak mudah, perlu keahlian khusus untuk membuatnya.

 

 

------

Jadi singkatnya, Hosting adalah sebuah tempat yang akan kita gunakan untuk menyimpan berbagai macam jenis data seperti gambar, video, kode pemrograman, dan sebagainya yang dibutuhkan oleh situs web. Jika Teman & temanwati netijen baru akan memulai membangun situs web, jenis hosting terbaik untuk Teman & temanwati netijen adalah Shared Hosting.

Teman & temanwati netijen juga tidak perlu khawatir jika situs Teman & temanwati netijen mengalami lonjakan pengunjung. Karena Teman & temanwati netijen bisa meminta upgrade paket shared hosting ke yang lebih besar kapan saja.



Buka File PDF Artikel     


Sebelumnya
Berbagai Manfaat Kopi Bagi Kesehatan
  Berikutnya
Vandal (Karya Seni Jalanan) Paling Kreatif di Dunia

 

(0) Komentar

Beri komentar





Hanya komentar yang sudah di-approve admin yang tampil.

KESIMPULAN : yesnetijen.web.id - Berencana membangun sebuah blog pribadi atau situs toko online? jika ya, pasti Teman & temanwati netijen akan sering mendengar istilah hosting. Tentunya sebelum membuat sebuah situs, sedikit banyak Teman & temanwati netijen harus tau terlebih dahulu pengertian, fungsi, dan jenis hosting. Sebetulnya, ada berbagai macam jenis hosting yang bisa Teman & temanwati netijen gunakan secara garis besar, ada hosting gratis dan ada juga yang berbayar. Semua itu tergantung dengan kebutuhan Teman & temanwati netijen, namun jika Teman & temanwati netijen berencana ingin membuat situs yang serius dan profesional, Saya lebih menyarankan Teman & temanwati netijen untuk menggunakan hosting berbayar. Supaya Teman & temanwati netijen tidak salah pilih saat membeli hosting, mari kita ulas lebih lengkap mengenai pengertian dan fungsi hosting. Teman & temanwati netijen pemula? jangan khawatir, saya akan membahasnya dengan bahasa yang lebih mudah dipahami.     Pengertian Hosting Hosting adalah tempat untuk menyimpan berbagai macam jenis data yang diperlukan untuk mendirikan sebuah website. Data-data seperti file gambar, video, kode pemrograman, dan sebagainya akan disimpan di dalam hosting. Setiap hosting punya satu atau beberapa server komputer khusus yang terhubung dengan jaringan internet berkecepatan tinggi. Supaya lebih mudah dipahami, mari kita ibaratkan website sebagai sebuah toko (fisik). Untuk mendirikan toko tentunya kita harus punya tempat atau lahan terlebih dahulu sebagai tempat menyimpan barang-barang yang akan kita jual. Nah penjual tanah di sini bisa kita ibaratkan sebagai penjual hosting, salah satu penyedia layanan hosting yang cukup populer di Indonesia adalah Niagahoster. Niagahoster menyediakan beberapa lahan (hosting) yang bisa kita sewa untuk mendirikan sebuah toko. Setelah Teman & temanwati netijen menyewa lahan barulah Teman & temanwati netijen bisa menempatkan barang-barang yang ingin Teman & temanwati netijen jual di lahan tersebut. Jadi, tanpa lahan (hosting) Teman & temanwati netijen tidak akan bisa membangun sebuah toko (website). Hosting tidak bisa dipisahkan dengan domain… Kalau hosting itu ibarat lahan, nah kalau domain diibaratkan sebagai alamat toko Teman & temanwati netijen. Tentunya apabila toko tidak memiliki alamat, pengunjung Teman & temanwati netijen akan kebingungan mencarinya. Itulah mengapa domain dan hosting selalu berkaitan erat.     Fungsi Hosting yesnetijen.web.id - Setelah Teman & temanwati netijen paham dengan istilah hosting, mari kita ulas beberapa fungsi hosting.     1. Sebagai Tempat Penyimpanan Data Seperti yang telah disinggung sebelumnya, hosting di ibaratkan seperti lahan, dimana Teman & temanwati netijen bisa menyimpan berbagai macam jenis barang. Semakin besar kapasitas hosting, maka semakin banyak pula data yang bisa Teman & temanwati netijen simpan. Jika Teman & temanwati netijen membeli hosting, maka Teman & temanwati netijen akan diberi tahu kapasitas penyimpanan hosting oleh penyedia layanan hosting. Ada yang memiliki kapasitas penyimpanan 300 MB, 2GB, 3GB, bahkan ada juga yang unlimited. Teman & temanwati netijen tidak diperbolehkan untuk menyimpan data lebih dari kapasitas yang telah ditentukan. …Mengapa? Mari kita ibaratkan lagi seperti toko (fisik). Kalau tempat Teman & temanwati netijen kecil tapi barang-barang yang ada simpan cukup banyak tentunya itu akan memakan lahan orang lain atau toko disebelah Teman & temanwati netijen. Jika Teman & temanwati netijen tidak segera memperkecil kapasitas atau memperluas lahan Teman & temanwati netijen, toko yang disebelah Teman & temanwati netijen juga bisa terganggu.     2. Supaya Situs Tetap Online Sebetulnya, Teman & temanwati netijen juga bisa membuat server hosting sendiri menggunakan komputer pribadi. Akan tetapi Teman & temanwati netijen harus punya komputer dengan spesifikasi super dan internet berkecepatan tinggi supaya situs bisa tetapi online. Tentunya untuk membangun server sendiri membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itulah banyak orang yang lebih memilih untuk menyewanya dari penyedia layanan hosting. Namun jangan salah, seperti halnya komputer yang biasa kita pakai. Hosting juga bisa bermasalah, entah itu bermasalah pada akses internetnya maupun hardware dari server hosting yang Teman & temanwati netijen gunakan. Oleh karena itu sebelum memesan hosting pastikan Teman & temanwati netijen memilih penyedia layanan hosting yang tepat. 3. Membuat Email yang Profesional Dengan menggunakan hosting, Teman & temanwati netijen juga dapat membuat email profesional yang berbeda dari orang lain. Entah itu menggunakan nama sendiri maupun nama perusahaan Teman & temanwati netijen. Kalau email gratisan seperti yang biasa digunakan oleh kebanyakan orang, biasanya akan memiliki akhiran …@gmail.com, …@yahoo.com, …@hotmail.com, dan sebagainya. Jika Teman & temanwati netijen menggunakan hosting sendiri, Teman & temanwati netijen bisa menggunakan domain situs Teman & temanwati netijen sebagai akhiran dari email Teman & temanwati netijen. Formatnya akan seperti ini: namaanda@namadomain.com namaanda bisa diubah sesuai dengan keinginan Teman & temanwati netijen. Sedangkan untuk namadomain.com tidak bisa diubah, ini akan menyesuaikan dengan alamat domain situs Teman & temanwati netijen. Kalau ingin mengubahnya maka Teman & temanwati netijen juga harus mengubah alamat domain situs Teman & temanwati netijen. Contoh di situs cobacoba.com, saya bisa membuat email seperti ini john@ cobacoba.com. Nggak hanya terlihat profesional atau keren saja. Dengan menggunakan email menggunakan domain dari situs Teman & temanwati netijen sendiri, Teman & temanwati netijen juga akan lebih dipercaya oleh pelanggan. Karena tidak ada yang bisa membuat email dengan akhiran domainanda.com jika Teman & temanwati netijen tidak membuatnya sendiri.     Jenis-jenis Hosting yesnetijen.web.id - Ada beberapa jenis hosting yang bisa kita gunakan, supaya Teman & temanwati netijen bisa memilih yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Teman & temanwati netijen, berikut ini ulasannya:     1. Shared Hosting Sesuai dengan namanya, jika Teman & temanwati netijen menggunakan Shared Hosting berarti situs web Teman & temanwati netijen di simpan di server yang sama dengan situs milik orang lain. Salah satu keuntungan yang bisa Teman & temanwati netijen dapatkan dari jenis hosting yang satu ini, harganya yang lebih murah daripada jenis hosting yang lainnya. Orang-orang yang baru memulai membuat situs web biasanya akan memilih Shared Hosting. Saya juga menyarankan Teman & temanwati netijen untuk memilih jenis hosting ini. Shared Hosting cocok untuk situs baru yang berukuran kecil dan belum banyak memiliki pengunjung, seperti blog pribadi dan sebagainya. Penyedia layanan hosting murah yang cukup populer di Indonesia adalah Niagahoster, hanya dengan Rp 19.800 Teman & temanwati netijen sudah bisa mendapatkan Shared Hosting berkualitas. Niagahoster menjadi salah satu penyedia layanan hosting dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia. Tentu banyaknya orang yang menggunakan Niagahoster bukan tanpa alasan, selain kualitas hosting yang sangat baik costumer servicemereka juga cukup tanggap. Sehingga, jika hosting Teman & temanwati netijen bermasalah Teman & temanwati netijen bisa mengatasi masalah tersebut dengan cepat. Bahkan ketika Teman & temanwati netijen datang ke situsnya, tanpa harus mengirim pesan dulu Teman & temanwati netijen sudah disambut oleh mereka.     2. Cloud Hosting Cloud Hosting merupakan teknologi baru dalam dunia web hosting. Hosting jenis ini memungkinkan ratusan server bekerja sama satu sama lain untuk menjaga performa website, sehingga jenis hosting ini akan tampak seperti server berukuran besar. Salah satu keuntungan jika Teman & temanwati netijen menggunakan Cloud Hosting, Teman & temanwati netijen tidak perlu khawatir ketika situs web mengalami lonjakan pengunjung yang dapat mematikan situs web. Karena server yang terhubung akan bekerja sama menjaga performa website agar tetap stabil.     3. WordPress Hosting yesnetijen.web.id - Menanjaknya popularitas WordPress sebagai platform untuk membangun situs web menjadi salah satu alasan penyedia layanan hosting menawarkan WordPress Hosting. Sesuai dengan namanya, WordPress Hosting merupakan hosting yang dikhususkan untuk situs web yang menggunakan platform WordPress. Dimana penyedia hosting akan menjaga instalasi WordPress para penggunanya agar tetap up-to-date. Selain itu mereka juga akan membantu melindungi situs dari berbagai ancaman keamanan yang dapat membahayakan situs Teman & temanwati netijen. Harga WordPress Hosting lebih mahal daripada Shared Hosting. Selain alasan harganya yang mahal, WordPress Hosting juga jarang dipilih karena pengguna hanya bisa menggunakan platform WordPress saja.     3. VPS Hosting VPS atau Virtual Private Server sebetulnya hampir mirip seperti Shared Hosting, dimana kapasitas hardware di dalam server akan dibagi untuk beberapa situs. Akan tetapi di VPS Teman & temanwati netijen tidak akan terganggu oleh situs lain, karena memang Teman & temanwati netijen akan diberikan kapasitas khususkan hanya untuk Teman & temanwati netijen. Umumnya orang akan beralih ke VPS Hosting jika di Shared Hosting sudah tidak kuat lagi menampung situsnya. Biasanya jika situs sudah memiliki puluhan ribu pengunjung per hari, pemilik situs akan memindahkan websitenya dari Shared Hosting ke VPS Hosting.     4. Dedicated Hosting Sesuai dengan namanya, Dedicated Hosting adalah server yang didedikasikan hanya untuk situs Teman & temanwati netijen saja. Jika Teman & temanwati netijen menyewa Dedicated Hosting berarti Teman & temanwati netijen menyewa satu server fisik dari perusahaan penyedia layanan hosting. Dengan menggunakan hosting ini Teman & temanwati netijen akan mendapatkan kontrol penuh (root) di Linux. Teman & temanwati netijen juga tidak perlu khawatir dengan situs web lain yang mengganggu kinerja situs Teman & temanwati netijen. Dedicated Hosting merupakan server dengan level tertinggi yang biasa digunakan oleh situs web yang sudah mapan. Harga Dedicated Hosting juga jauh lebih mahal daripada Shared Hosting.     5. Colocation Hosting yesnetijen.web.id - Sama seperti Dedicated Hosting, hanya saja di sini Teman & temanwati netijen tidak menyewa dari perusahaan penyedia layanan hosting. Akan tetapi di sini Teman & temanwati netijen membuat sendiri server untuk situs Teman & temanwati netijen. Berbagai peralatan dan kebutuhan untuk membangun server seperti hardware, pasokan listrik, pendingin, koneksi internet, dan sebagainya menjadi tanggung jawab Teman & temanwati netijen sendiri. Jika ada kerusakan yang membuat server lumpuh, Teman & temanwati netijen harus bisa mengatasinya sendiri agar server aktif kembali. Jarang situs yang menggunakan Colocation Hosting. Selain biayanya yang tidak murah, perawatannya juga tidak mudah, perlu keahlian khusus untuk membuatnya.     ------ Jadi singkatnya, Hosting adalah sebuah tempat yang akan kita gunakan untuk menyimpan berbagai macam jenis data seperti gambar, video, kode pemrograman, dan sebagainya yang dibutuhkan oleh situs web. Jika Teman & temanwati netijen baru akan memulai membangun situs web, jenis hosting terbaik untuk Teman & temanwati netijen adalah Shared Hosting. Teman & temanwati netijen juga tidak perlu khawatir jika situs Teman & temanwati netijen mengalami lonjakan pengunjung. Karena Teman & temanwati netijen bisa meminta upgrade paket shared hosting ke yang lebih besar kapan saja.

 

 

Step By Step Belajar HTML 5

 

 

Artikel Lainnya :