Tips Menghilangkan Jamur di Lemari

  Rabu, 24 Oktober 2018

Halo Teman & temanwati netijen yg keceh2 badai,,


yesnetijen.web.id - Di cuaca yang tidak menentu ini, jamur datang dan pergi seenak jidatnya, buat ente yang lemarinya di bawah sejuta dan lemarinya gak secantik dan semahal lemari Syahrini yang bisa beli mobil 1 unit. ini tips ane buat ente ente

 

 

1. Bukalah Jendela Kamar Teman & temanwati netijen

Salah satu faktor yang dapat mempercepat pertumbuhan jamur pada lemari adalah udara yang lembab di dalam kamar. Selain itu, jarang membuka jendela kamar akan menyebabkan sirkulasi udara di dalam kamar menjadi tidak lancar sehingga udara menjadi kotor dan pengap.

Untuk menghentikan pertumbuhan jamur, bukalah jendela kamar Teman & temanwati netijen setiap pagi hingga sore hari. Selain menjaga agar sirkulasi udara di dalam kamar tetap terjaga, cara tersebut juga efektif untuk menghentikan pertumbuhan jamur.

Selain itu, suplai oksigen ke dalam kamar juga lebih lancar sehingga kamar Teman & temanwati netijen tidak akan terasa pengap.

 

 

2. Gunakanlah Alkohol

yesnetijen.web.id - Jika Teman & temanwati netijen ingin membersihkan jamur pada lemari, usahakan agar Teman & temanwati netijen tidak menggunakan air. Air justru akan semakin melembabkan lemari sehingga jamur akan semakin tumbuh subur. Untuk membasmi pertumbuhan jamur, Teman & temanwati netijen bisa memanfaatkan alkohol. Caranya cukup mudah.

Teman & temanwati netijen cukup menyediakan alkohol dengan kadar 70% sampai 80%.Celupkan kain bersih pada alkohol kemudian pakailah kain tersebut untuk membersihkan jamur pada lemari. Alkohol memiliki sifat sebagai pembersih yang sangat baik. Tidak hanya membersihkan debu atau partikel-partikel kotoran saja, alkohol juga efektif untuk membersihkan jamur dan mencegahnya tumbuh kembali. Untuk mencegah pertumbuhan kembali jamur, Teman & temanwati netijen juga bisa meletakkan kapur barus di setiap sudut dalam lemari.

 


3. Gunakan Alas Kayu

Untuk menjaga kondisi lemari Teman & temanwati netijen agar tetap kering, gunakanlah alas pada setiap kaki lemari Teman & temanwati netijen. Teman & temanwati netijen bisa memanfaatkan papan kayu sebagai alas lemari. Lantai kamar memiliki sifat yang lembab dan memicu pertumbuhan jamur semakin semakin cepat. Pemberian alas kayu akan menghambat kelembaban dari lantai menjalar ke lemari sehingga pertumbuhan jamur pada lemari dapat dicegah.


 

 

4. Gunakan Cairan Pelapis

yesnetijen.web.id - Cara lain untuk mencegah pertumbuhan jamur adalah dengan melakukan pengecatan pada lemari Teman & temanwati netijen. Teman & temanwati netijen juga bisa menggunakan pernis untuk melapisi kayu pada lemari Teman & temanwati netijen. Pernis dan juga cat akan mencegah pertumbuhan jamur. Selain itu, penggunaan pernis dan juga cat akan memperindah lemari Teman & temanwati netijen.

 



5. Gunakan Bahan Penyerap Lembab

Jika Teman & temanwati netijen tidak mau ribet, Teman & temanwati netijen bisa memanfaatkan bahan penyerap lembab. Teman & temanwati netijen bisa memperoleh bahan penyerap lembab tersebut di pasaran. Selain mudah didapat, bahan penyerap lembab juga sangat mudah digunakan.

Metode ini sangat efektif digunakan terutama bagi Teman & temanwati netijen yang sangat sibuk dan tidak sempat melakukan perawatan pada perabot rumah tangga. Untuk mencegah pertumbuhan jamur. Teman & temanwati netijen cukup meletakkan bahan penyerap lembab di setiap sudut dalam lemari. Cara tersebut cukup efektif untuk menjaga lemari Teman & temanwati netijen tetap dalam keadaan kering.

 

 

6. Berikan Cahaya Tambahan

yesnetijen.web.id - Selain lingkungan yang lembab, jamur juga sangat mudah muncul pada lingkungan yang kurang mendapatkan cahaya. Untuk mencegah munculnya jamur, Teman & temanwati netijen bisa memberikan cahaya tambahan dengan menggunakan bantuan lampu TL. Jika siang hari Teman & temanwati netijen bisa memanfaatkan cahaya matahari, maka pada malam hari Teman & temanwati netijen bisa memperoleh manfaat cahaya ultraviolet yang berasal dari lampu TL.

 

 

7. Letakkan Lemari di Dekat Jendela

Selain membuka jendela setiap pagi, Teman & temanwati netijen juga bisa meletakkan lemari di dekat jendela untuk mencegah pertumbuhan jamur. Cara tersebut bisa memastikan lemari Teman & temanwati netijen mendapatkan cahaya matahari dan juga sirkulasi udara yang cukup setiap harinya. Dengan kata lain, kondisi lemari selalu dalam keadaan kering sehingga pertumbuhan jamur dapat dicegah.

Sumber : halosehat.com/gaya-hidup/kebiasaan-baik/cara-mencegah-jamur-di-lemari



Buka File PDF Artikel     


Sebelumnya
Organisasi Teroris Diluar Faham Atas Nama Islam
  Berikutnya
Gambar Bukti Jaman Dulu Lebih Asyik Daripada Jaman Now

 

(0) Komentar

Beri komentar





Hanya komentar yang sudah di-approve admin yang tampil.

KESIMPULAN : Halo Teman & temanwati netijen yg keceh2 badai,, yesnetijen.web.id - Di cuaca yang tidak menentu ini, jamur datang dan pergi seenak jidatnya, buat ente yang lemarinya di bawah sejuta dan lemarinya gak secantik dan semahal lemari Syahrini yang bisa beli mobil 1 unit. ini tips ane buat ente ente     1. Bukalah Jendela Kamar Teman & temanwati netijen Salah satu faktor yang dapat mempercepat pertumbuhan jamur pada lemari adalah udara yang lembab di dalam kamar. Selain itu, jarang membuka jendela kamar akan menyebabkan sirkulasi udara di dalam kamar menjadi tidak lancar sehingga udara menjadi kotor dan pengap. Untuk menghentikan pertumbuhan jamur, bukalah jendela kamar Teman & temanwati netijen setiap pagi hingga sore hari. Selain menjaga agar sirkulasi udara di dalam kamar tetap terjaga, cara tersebut juga efektif untuk menghentikan pertumbuhan jamur. Selain itu, suplai oksigen ke dalam kamar juga lebih lancar sehingga kamar Teman & temanwati netijen tidak akan terasa pengap.     2. Gunakanlah Alkohol yesnetijen.web.id - Jika Teman & temanwati netijen ingin membersihkan jamur pada lemari, usahakan agar Teman & temanwati netijen tidak menggunakan air. Air justru akan semakin melembabkan lemari sehingga jamur akan semakin tumbuh subur. Untuk membasmi pertumbuhan jamur, Teman & temanwati netijen bisa memanfaatkan alkohol. Caranya cukup mudah. Teman & temanwati netijen cukup menyediakan alkohol dengan kadar 70% sampai 80%.Celupkan kain bersih pada alkohol kemudian pakailah kain tersebut untuk membersihkan jamur pada lemari. Alkohol memiliki sifat sebagai pembersih yang sangat baik. Tidak hanya membersihkan debu atau partikel-partikel kotoran saja, alkohol juga efektif untuk membersihkan jamur dan mencegahnya tumbuh kembali. Untuk mencegah pertumbuhan kembali jamur, Teman & temanwati netijen juga bisa meletakkan kapur barus di setiap sudut dalam lemari.   3. Gunakan Alas Kayu Untuk menjaga kondisi lemari Teman & temanwati netijen agar tetap kering, gunakanlah alas pada setiap kaki lemari Teman & temanwati netijen. Teman & temanwati netijen bisa memanfaatkan papan kayu sebagai alas lemari. Lantai kamar memiliki sifat yang lembab dan memicu pertumbuhan jamur semakin semakin cepat. Pemberian alas kayu akan menghambat kelembaban dari lantai menjalar ke lemari sehingga pertumbuhan jamur pada lemari dapat dicegah.     4. Gunakan Cairan Pelapis yesnetijen.web.id - Cara lain untuk mencegah pertumbuhan jamur adalah dengan melakukan pengecatan pada lemari Teman & temanwati netijen. Teman & temanwati netijen juga bisa menggunakan pernis untuk melapisi kayu pada lemari Teman & temanwati netijen. Pernis dan juga cat akan mencegah pertumbuhan jamur. Selain itu, penggunaan pernis dan juga cat akan memperindah lemari Teman & temanwati netijen.   5. Gunakan Bahan Penyerap Lembab Jika Teman & temanwati netijen tidak mau ribet, Teman & temanwati netijen bisa memanfaatkan bahan penyerap lembab. Teman & temanwati netijen bisa memperoleh bahan penyerap lembab tersebut di pasaran. Selain mudah didapat, bahan penyerap lembab juga sangat mudah digunakan. Metode ini sangat efektif digunakan terutama bagi Teman & temanwati netijen yang sangat sibuk dan tidak sempat melakukan perawatan pada perabot rumah tangga. Untuk mencegah pertumbuhan jamur. Teman & temanwati netijen cukup meletakkan bahan penyerap lembab di setiap sudut dalam lemari. Cara tersebut cukup efektif untuk menjaga lemari Teman & temanwati netijen tetap dalam keadaan kering.     6. Berikan Cahaya Tambahan yesnetijen.web.id - Selain lingkungan yang lembab, jamur juga sangat mudah muncul pada lingkungan yang kurang mendapatkan cahaya. Untuk mencegah munculnya jamur, Teman & temanwati netijen bisa memberikan cahaya tambahan dengan menggunakan bantuan lampu TL. Jika siang hari Teman & temanwati netijen bisa memanfaatkan cahaya matahari, maka pada malam hari Teman & temanwati netijen bisa memperoleh manfaat cahaya ultraviolet yang berasal dari lampu TL.     7. Letakkan Lemari di Dekat Jendela Selain membuka jendela setiap pagi, Teman & temanwati netijen juga bisa meletakkan lemari di dekat jendela untuk mencegah pertumbuhan jamur. Cara tersebut bisa memastikan lemari Teman & temanwati netijen mendapatkan cahaya matahari dan juga sirkulasi udara yang cukup setiap harinya. Dengan kata lain, kondisi lemari selalu dalam keadaan kering sehingga pertumbuhan jamur dapat dicegah. Sumber : halosehat.com/gaya-hidup/kebiasaan-baik/cara-mencegah-jamur-di-lemari

 

 

Step By Step Belajar HTML 5

 

 

Artikel Lainnya :