Penyebab Munculnya Gelembung Udara Pada Air

  Kamis, 24 Januari 2019

yesnetijen.web.id - Teman & temanwati netijen pasti sering melihat gelembung udara pada air, baik itu air yang dipanaskan atau air yang ada di sebuah tempat, wadah, sungai, laut atau tempat lainnya. Gelembung udara pada air muncul karena disebabkan oleh beberapa hal, bisa secara alamiah atau Teman & temanwati netijen juga dapat membuat gelembung air sendiri menggunakan bantuan sebuah alat.

Ada dua penyebab utama munculnya gelembung udara pada air, pertama karena proses kimia dan yang kedua karena oksigen yang berada di dalam air mencoba untuk melepaskan diri dari ikatan molekul air (H2O) > H = Hidrogren + O = Oksigen.

Gelembung udara pada air muncul sebagai sebuah reaksi atas proses yang dikenakan pada molekul air. Berikut ini beberapa proses terjadinya gelembung AIR.


1. Memberikan Energi Panas Pada AIR

Bila Teman & temanwati netijen ingin membuat minuman hangat, tentu Teman & temanwati netijen harus memanaskan air terlebih dahulu untuk mendapatkan sejumlah energi panas pada air tersebut. Ketika proses pemanasan air berlangsung, terjadi gejolak di dalam molekul air, yaitu Oksigen yang memiliki sifat lebih ringan dari air berusaha untuk keluar dan melepaskan diri dari ikatan molekul air.

Hal inilah yang Teman & temanwati netijen lihat sebagai gelembung air, dimana gelembung air tersebut merupakan Oksigen yang akan bergerak ke udara. Bila Teman & temanwati netijen memanaskan air terus menerus maka, air akan berubah seluruhnya menjadi uap air yang bergerak di udara.


2. Memberikan Tekanan Pada AIR

Molekul di dalam air juga akan terurai apabila kita memberikan tekanan kepada air. Teman & temanwati netijen dapat menyibak-nyibakan air menggunakan tangan atau benda di sekitar Teman & temanwati netijen, air yang tersibak akan memunculkan gelembung air.

Memberikan tekanan pada air sering Teman & temanwati netijen jumpai pada kolam ikan atau aquarium. Biasanya mereka menggunakan pompa air untuk membuat gelembung air di dalam kolam atau aquarium. Tujuannya adalah untuk menguraikan molekul H20 di dalam air, Oksigen yang terurai akan memberikan efek positif terhadap habitat air, dalam hal ini ikan yang ada di dalam kolam atau aquarium. Dengan supply Oksigen yang cukup, ikan tidak akan kesulitan dalam bernafas.

 

 

3. Memasukan Zat Kimia Di Dalam AIR

Teman & temanwati netijen mungkin sering mengkonsumsi obat atau vitamin dalam bentuk tablet. Pada beberapa jenis obat atau vitamin tersebut, bila dimasukan ke dalam air akan muncul gelembung air, hal ini terjadi karena proses kimia antara zat yang terkandung di dalam obat atau vitamin tersebut dengan air. 

Gelembung AIR juga dapat Teman & temanwati netijen lihat pada proses terjadinya ionisasi pada larutan elektrolit. Semakin banyak gelembung air yang muncul, semakin banyak zat elektronilt yang terurai atau terionisasi sehingga menghasilkan daya hantar listrik yang lebih besar.

 

 

4. Gelembung Sabun

Gelembung Sabun merupakan salah satu jenis gelembung air yang sering kita jumpai. Permainan gelembung sabun sering dilakukan oleh anak-anak, mereka mencampurkan air dan sabun untuk membuat gelembung air yang berisi udara.

Proses terjadinya gelembung sabun cukup sederhana, ketika kita meniup air sabun maka, udara akan memberikan tekanan pada air sabun yang kemudian di sebut dengan tegangan permukaan. Gaya tarik akibat tegangan permukaan pada lapisan air sabun akan menarik molekul-molekul air pembentuk sekuat tenaga sehingga membentuk sebuah bangun yang luasnya sangat kecil

Gelembung sabun sendiri memiliki dua selaput tipis pada permukaannya dan di antara kedua selaput tersebut terdapat lapisan air tipis. Gelembung sabun akan cenderung berbentuk bulat atau bundar seperti bola.

Gelembung sabun terbentuk karena adanya tekanan udara pada selaput air, besar kecilnya gelembung sabun yang terbentuk tergantung dari perbedaan antara besarnya tekanan yang terdapat di dalam gelembung sabun dengan tekanan atmosfer di luar gelembung sabun.

Bila tekanan atmosfer di luar gelembung sabun lebih besar maka, gelembung sabun akan menyusut dan cenderung berbentuk kecil, demikian sebaliknya.

Pada dasarnya Penyebab Munculnya Gelembung Udara Pada AIR disebabkan karena adanya Oksigen (Udara) yang ingin lepas dari molekul air. Demikian, semoga bermanfaat.

 

Sumber :

  • rinawanabadi.com/2017/04/kenapa-bisa-muncul-gelembung-di-air.html
  • veraninrzk.com/2017/05/bagaimana-gelembung-sabun-bisa-terbentuk.html



Buka File PDF Artikel     


Sebelumnya
(Bag 2) Tsunami Zaman Modern Yang Paling Dahsyat & Mematikan
  Berikutnya
Inilah Beberapa Kebudayaan Unik Di Indonesia

 

(0) Komentar

Beri komentar





Hanya komentar yang sudah di-approve admin yang tampil.

KESIMPULAN : yesnetijen.web.id - Teman & temanwati netijen pasti sering melihat gelembung udara pada air, baik itu air yang dipanaskan atau air yang ada di sebuah tempat, wadah, sungai, laut atau tempat lainnya. Gelembung udara pada air muncul karena disebabkan oleh beberapa hal, bisa secara alamiah atau Teman & temanwati netijen juga dapat membuat gelembung air sendiri menggunakan bantuan sebuah alat. Ada dua penyebab utama munculnya gelembung udara pada air, pertama karena proses kimia dan yang kedua karena oksigen yang berada di dalam air mencoba untuk melepaskan diri dari ikatan molekul air (H2O) > H = Hidrogren + O = Oksigen. Gelembung udara pada air muncul sebagai sebuah reaksi atas proses yang dikenakan pada molekul air. Berikut ini beberapa proses terjadinya gelembung AIR. 1. Memberikan Energi Panas Pada AIR Bila Teman & temanwati netijen ingin membuat minuman hangat, tentu Teman & temanwati netijen harus memanaskan air terlebih dahulu untuk mendapatkan sejumlah energi panas pada air tersebut. Ketika proses pemanasan air berlangsung, terjadi gejolak di dalam molekul air, yaitu Oksigen yang memiliki sifat lebih ringan dari air berusaha untuk keluar dan melepaskan diri dari ikatan molekul air. Hal inilah yang Teman & temanwati netijen lihat sebagai gelembung air, dimana gelembung air tersebut merupakan Oksigen yang akan bergerak ke udara. Bila Teman & temanwati netijen memanaskan air terus menerus maka, air akan berubah seluruhnya menjadi uap air yang bergerak di udara. 2. Memberikan Tekanan Pada AIR Molekul di dalam air juga akan terurai apabila kita memberikan tekanan kepada air. Teman & temanwati netijen dapat menyibak-nyibakan air menggunakan tangan atau benda di sekitar Teman & temanwati netijen, air yang tersibak akan memunculkan gelembung air. Memberikan tekanan pada air sering Teman & temanwati netijen jumpai pada kolam ikan atau aquarium. Biasanya mereka menggunakan pompa air untuk membuat gelembung air di dalam kolam atau aquarium. Tujuannya adalah untuk menguraikan molekul H20 di dalam air, Oksigen yang terurai akan memberikan efek positif terhadap habitat air, dalam hal ini ikan yang ada di dalam kolam atau aquarium. Dengan supply Oksigen yang cukup, ikan tidak akan kesulitan dalam bernafas.     3. Memasukan Zat Kimia Di Dalam AIR Teman & temanwati netijen mungkin sering mengkonsumsi obat atau vitamin dalam bentuk tablet. Pada beberapa jenis obat atau vitamin tersebut, bila dimasukan ke dalam air akan muncul gelembung air, hal ini terjadi karena proses kimia antara zat yang terkandung di dalam obat atau vitamin tersebut dengan air.  Gelembung AIR juga dapat Teman & temanwati netijen lihat pada proses terjadinya ionisasi pada larutan elektrolit. Semakin banyak gelembung air yang muncul, semakin banyak zat elektronilt yang terurai atau terionisasi sehingga menghasilkan daya hantar listrik yang lebih besar.     4. Gelembung Sabun Gelembung Sabun merupakan salah satu jenis gelembung air yang sering kita jumpai. Permainan gelembung sabun sering dilakukan oleh anak-anak, mereka mencampurkan air dan sabun untuk membuat gelembung air yang berisi udara. Proses terjadinya gelembung sabun cukup sederhana, ketika kita meniup air sabun maka, udara akan memberikan tekanan pada air sabun yang kemudian di sebut dengan tegangan permukaan. Gaya tarik akibat tegangan permukaan pada lapisan air sabun akan menarik molekul-molekul air pembentuk sekuat tenaga sehingga membentuk sebuah bangun yang luasnya sangat kecil Gelembung sabun sendiri memiliki dua selaput tipis pada permukaannya dan di antara kedua selaput tersebut terdapat lapisan air tipis. Gelembung sabun akan cenderung berbentuk bulat atau bundar seperti bola. Gelembung sabun terbentuk karena adanya tekanan udara pada selaput air, besar kecilnya gelembung sabun yang terbentuk tergantung dari perbedaan antara besarnya tekanan yang terdapat di dalam gelembung sabun dengan tekanan atmosfer di luar gelembung sabun. Bila tekanan atmosfer di luar gelembung sabun lebih besar maka, gelembung sabun akan menyusut dan cenderung berbentuk kecil, demikian sebaliknya. Pada dasarnya Penyebab Munculnya Gelembung Udara Pada AIR disebabkan karena adanya Oksigen (Udara) yang ingin lepas dari molekul air. Demikian, semoga bermanfaat.   Sumber : rinawanabadi.com/2017/04/kenapa-bisa-muncul-gelembung-di-air.html veraninrzk.com/2017/05/bagaimana-gelembung-sabun-bisa-terbentuk.html

 

 

Step By Step Belajar HTML 5

 

 

Artikel Lainnya :