(Bag 4) Dokumentasi Kejahatan Perang Jepang

  Jumat, 21 2018

4. Kompetisi Membunuh

yesnetijen.web.id - Komandan-komandan militer Jepang menggunakan kompetisi membunuh untuk meningkatkan moral para serdadunya, mereka mengundang para penulis berita untuk mempublikasikan pemenangnya di koran-koran.

Salah satu kompetisi membunuh di ZiJin dipublikasikan di koran di seluruh dunia.

 

 

Kompetisi membunuh masuk koran


Letnan dua ( Letda ) Mukai dan Noda membunuh 105 dan 106 orang Cina, yang lebih hebat dari mereka di kompetisi sebelumnya adalah Kapten Tanaka Gunkhici, membunuh 300 orang Cina dengan tangannya sendiri. ( Beberapa koran jepang memuat ini sebagai suatu Kompetisi )

Gugur Bunga

Betapa hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri

Siapakah kini plipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati

Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh sribu
Tanah air jaya sakti


Sumber :

  • http://www.jugunianfuindonesia.org
  • http://id.wikipedia.com
  • http://en.wikipedia.com
  • http://kepustakaan-presiden.pnri.go.id
  • http://www.centurychina.com



Buka File PDF Artikel     


Sebelumnya
(Bag 3) Dokumentasi Kejahatan Perang Jepang
  Berikutnya
(Bag 5) Dokumentasi Kejahatan Perang Jepang

 

(0) Komentar

Beri komentar





Hanya komentar yang sudah di-approve admin yang tampil.

KESIMPULAN : 4. Kompetisi Membunuh yesnetijen.web.id - Komandan-komandan militer Jepang menggunakan kompetisi membunuh untuk meningkatkan moral para serdadunya, mereka mengundang para penulis berita untuk mempublikasikan pemenangnya di koran-koran. Salah satu kompetisi membunuh di ZiJin dipublikasikan di koran di seluruh dunia.     Kompetisi membunuh masuk koran Letnan dua ( Letda ) Mukai dan Noda membunuh 105 dan 106 orang Cina, yang lebih hebat dari mereka di kompetisi sebelumnya adalah Kapten Tanaka Gunkhici, membunuh 300 orang Cina dengan tangannya sendiri. ( Beberapa koran jepang memuat ini sebagai suatu Kompetisi ) Gugur Bunga Betapa hatiku takkan pilu Telah gugur pahlawanku Betapa hatiku takkan sedih Hamba ditinggal sendiri Siapakah kini plipur lara Nan setia dan perwira Siapakah kini pahlawan hati Pembela bangsa sejati Telah gugur pahlawanku Tunai sudah janji bakti Gugur satu tumbuh sribu Tanah air jaya sakti Sumber : http://www.jugunianfuindonesia.org http://id.wikipedia.com http://en.wikipedia.com http://kepustakaan-presiden.pnri.go.id http://www.centurychina.com

 

 

Step By Step Belajar HTML 5

 

 

Artikel Lainnya :