HIV : Human Immunodeficiency Virus

  Minggu, 30 September 2018



HIV : Human Immunodeficiency Virus

yesnetijen.web.id - Virus yang menyebabkan AIDS yang menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh.

A : Acquired (bukan keturunan)
I : Immune (system kekebalan tubuh)
D : Deficiency (tidak berfungsi secara baik)
S : Syndrome (memiliki banyak gejala)

 

 

Cara Penularan:

  • Lewat cairan darah : transfusi darah & pemakai jarum/jarum suntik yang sudah tercemar HIV.

  • Lewat cairan sperma dan cairan vagina : melalui hubungan seks penetratif, tanpa menggunakan kondom.

  • Lewat ASI : penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV + dan melahirkan lewat vagina, kemudian menyusui bayinya dengan ASI (30 %).

 

 

Gejala gejala:

  • Berat badan menurun lebih dari 10 % dalam waktu singkat

  • Demam tinggi berkepanjangan lebih dari 1 bulan

  • Diare berkepanjangan lebih dari 1 bulan

  • Batuk berkepanjangan lebih dari 1 bulan

  • Kelainan kulit dan iritasi/gatal

  • Infeksi jamur pada mulut dan kerongkongan

  • Pembengkakan kelenjar getah bening di seluruh tubuh seperti di bawah telinga, leher, ketiak, dan lipatan paha

 

 

Pencegahan Penularan HIV :

  • Menghindari hubungan seks diluar nikah.

  • Pemakaian kondom pada mereka yang mempunyai pasangan HIV+ dan kelompok resti.

  • Menggunakan jarum suntik dan alat tusuk lainnya yang terjamin sterilitasnya.

  • Skrining pada semua kantong donor darah.

  • Wanita dengan HIV+ tidak hamil.

 

 

Tidak ditularkan Melalui:

  • Berpelukan sosial, berjabat tangan.

  • Pemakaian WC, Wastafel atau kamar mandi bersama.

  • Di kolam renang.

  • Gigitan nyamuk atau serangga lain.

  • Membuang ingus, batuk atau meludah.

  • Pemakaian piring, alat makan atau makan bersama-sama.



Buka File PDF Artikel     


Sebelumnya
Tentang 1G, 2G & 3G
  Berikutnya
Tentang Garis Wallace dan Penemunya

 

(0) Komentar

Beri komentar





Hanya komentar yang sudah di-approve admin yang tampil.

KESIMPULAN : HIV : Human Immunodeficiency Virus yesnetijen.web.id - Virus yang menyebabkan AIDS yang menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh. A : Acquired (bukan keturunan) I : Immune (system kekebalan tubuh) D : Deficiency (tidak berfungsi secara baik) S : Syndrome (memiliki banyak gejala)     Cara Penularan: Lewat cairan darah : transfusi darah & pemakai jarum/jarum suntik yang sudah tercemar HIV. Lewat cairan sperma dan cairan vagina : melalui hubungan seks penetratif, tanpa menggunakan kondom. Lewat ASI : penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV + dan melahirkan lewat vagina, kemudian menyusui bayinya dengan ASI (30 %).     Gejala gejala: Berat badan menurun lebih dari 10 % dalam waktu singkat Demam tinggi berkepanjangan lebih dari 1 bulan Diare berkepanjangan lebih dari 1 bulan Batuk berkepanjangan lebih dari 1 bulan Kelainan kulit dan iritasi/gatal Infeksi jamur pada mulut dan kerongkongan Pembengkakan kelenjar getah bening di seluruh tubuh seperti di bawah telinga, leher, ketiak, dan lipatan paha     Pencegahan Penularan HIV : Menghindari hubungan seks diluar nikah. Pemakaian kondom pada mereka yang mempunyai pasangan HIV+ dan kelompok resti. Menggunakan jarum suntik dan alat tusuk lainnya yang terjamin sterilitasnya. Skrining pada semua kantong donor darah. Wanita dengan HIV+ tidak hamil.     Tidak ditularkan Melalui: Berpelukan sosial, berjabat tangan. Pemakaian WC, Wastafel atau kamar mandi bersama. Di kolam renang. Gigitan nyamuk atau serangga lain. Membuang ingus, batuk atau meludah. Pemakaian piring, alat makan atau makan bersama-sama.

 

 

Step By Step Belajar HTML 5

 

 

Artikel Lainnya :