Tips Meningkatkan Kinerja Smartphone Android Yang Makin Loyo

  Minggu, 23 September 2018

yesnetijen.web.id - Performa smartphone semakin lama cenderung makin menurun, lakukan tips ini untuk mengembalikan performanya. Merasa ada perubahan dengan kecepatan smartphone Android Teman & temanwati netijen? Jangan panik, menurunnya performa smartphone Android tidak selalu disimpulkan rusak. Android merupakan sistem operasi modern, sehingga lebih kompleks, butuh perlakuan dan perawatan ekstra. Nah, berikut ini adalah tips meningkatkan performa kecepatan smartphone Android yang lamban.

 

 

Pasang Aplikasi Versi Ringan (Lite)

Memang mustahil bagi semua orang untuk melakukan upgrade peragkat keras yang ada di smartphone. Tapi saat performa smartphone menurun, mungkin ada baiknya Teman & temanwati netijen lebih bijak memilih versi aplikasi yang lebih ramah. Untungnya, sekarang ada banyak sekali versi ringan atau lite yang memang dirancang untuk mengatasi hal semacam ini. Beberapa aplikasi versi ringan yang bisa Teman & temanwati netijen pergunakan, antara lain:

  • Facebook Lite
  • Messenger Lite
  • Twitter Lite
  • Line Lite
  • Shazam Lite
  • PhotoGrid Lite
  • Camera 360 Lite
  • Clean Master Lite

 

 

Menghentikan Proses Aplikasi di Belakang Layar

yesnetijen.web.id - Beberapa perangkat Android memiliki kemampuan multitasking yang sangat baik, namun tentu kemampuan perangkat ada batasnya, semahal apapun. Di Android sebagian besar aplikasi mempunyai ijin akses untuk berjalan di belakang layar atau menolak berhenti meskipun aplikasi sudah Teman & temanwati netijen tutup.

Alhasil, perangkat dipaksa untuk memproses semua perintah dalam waktu yang bersamaan, bahkan tak jarang ditambah dengan perintah baru yang datang dari pengguna saat membuka aplikasi atau gamebaru. Solusinya, pasang aplikasi task killeryang berfungsi untuk mematikan semua aplikasi yang berjalan di belakang layar.

Berikut ini beberapa saran aplikasi task killeryang dapat Teman & temanwati netijen coba:

  • Task Manager Free
  • Super Task Killer Free
  • Go Cleaner & Task Manager Free
  • Task Manager Free
  • Simple Task Killer Free

 

 

Pindahkan Data-data Besar ke Memori Eksternal dan Beralih ke Memori Class 10

Kapasitas memori internal perangkat Android berbeda tergantung kelasnya. Walau begitu, alokasi data menjadi sangat penting sebab bila memori internal memikul beban yang terlalu banyak dapat mengakibatkan perangkat berjalan sangat lamban. Untuk itu cobalah untuk memindahkan beberapa data misalnya musik, foto, video dan aplikasi berukuran besar ke memori eksternal.

Kemudian untuk mempercepat kinerja smartphone Android, gunakanlah memori eksternal Class 10. Memang lebih mahal tapi sebandingkan dengan performanya.

 

 

Matikan Fitur Auto-rotate

Fitur auto-rotate ini memungkinkan kita untuk mendapatkan orientasi layar sesuai dengan posisi perangkat secara otomatis. Biasanya pengguna Android selalu mengaktifkan fitur ini, tetapi dampaknya justru membuat perangkat bekerja lebih keras.

 

 

Copot Aplikasi atau Game yang Tidak Penting

yesnetijen.web.id - Cara mempercepat performa smartphoneAndroid berikutnya dapat dengan mencopot aplikasi atau game yang tidak penting, misalnya aplikasi Chrome. Matikan saja jika Teman & temanwati netijen sudah punya Opera Mini. Atau sebaliknya.

Kemudian nonaktifkan aplikasi bawaan yang juga tidak pernah digunakan, silahkan tapmenu Settings App dan geser ke bagian All, di sana Teman & temanwati netijen akan temukan daftar seluruh aplikasi di perangkat Teman & temanwati netijen. Pilih yang tidak pernah digunakan dan tap Disable. Tapi hati-hati, jangan sampai mematikan aplikasi pendukung sistem. Lakukan hanya jika Teman & temanwati netijen merasa yakin tidak akan merusak softwareperangkat.

 

 

Kurangi Jumlah Widget di Home Screen

Teman & temanwati netijen harus tahu bahwa Widget itu bukan aplikasi vital, tapi hanya elemen tambahan pendukung aplikasi yang bisa kita hapus tanpa mempengaruhi aplikasi tersebut. Saat diaktifkan widget berjalan terus di belakang layar, sehingga mengkonsumsi banyak resource RAM. Hasilnya perangkat terasa lebih lambat. Untuk itu kurangi atau hindari menggunakan widget secara berlebihan.

 

 

Hindari Penggunaan Live Wallpaper

Live wallpaper memang cantik, tapi karena fitur ini terus bergerak sehingga membuat CPU perangkat terus bekerja tanpa henti. Selain itu live wallpaper juga boros baterai.

 

 

Gunakan Launcher yang Sederhana

Launcher bawaan biasanya dirancang untuk memberikan performa terbaik pada perangkat. Hanya saja beberapa orang tak menyukai desainnya yang monoton. Solusinya, pasanglah aplikasi launcher dari pihak ketiga, namun pastikan launcher tersebut memiliki kapasitas berkas yang rendah dan tidak membebani perangkat secara berlebihan.



Buka File PDF Artikel     


Sebelumnya
5 Manfaat Melakukan Factory Reset Pada Android
  Berikutnya
Aplikasi Kamera Terbaik di Android

 

(0) Komentar

Beri komentar





Hanya komentar yang sudah di-approve admin yang tampil.

KESIMPULAN : yesnetijen.web.id - Performa smartphone semakin lama cenderung makin menurun, lakukan tips ini untuk mengembalikan performanya. Merasa ada perubahan dengan kecepatan smartphone Android Teman & temanwati netijen? Jangan panik, menurunnya performa smartphone Android tidak selalu disimpulkan rusak. Android merupakan sistem operasi modern, sehingga lebih kompleks, butuh perlakuan dan perawatan ekstra. Nah, berikut ini adalah tips meningkatkan performa kecepatan smartphone Android yang lamban.     Pasang Aplikasi Versi Ringan (Lite) Memang mustahil bagi semua orang untuk melakukan upgrade peragkat keras yang ada di smartphone. Tapi saat performa smartphone menurun, mungkin ada baiknya Teman & temanwati netijen lebih bijak memilih versi aplikasi yang lebih ramah. Untungnya, sekarang ada banyak sekali versi ringan atau lite yang memang dirancang untuk mengatasi hal semacam ini. Beberapa aplikasi versi ringan yang bisa Teman & temanwati netijen pergunakan, antara lain: Facebook Lite Messenger Lite Twitter Lite Line Lite Shazam Lite PhotoGrid Lite Camera 360 Lite Clean Master Lite     Menghentikan Proses Aplikasi di Belakang Layar yesnetijen.web.id - Beberapa perangkat Android memiliki kemampuan multitasking yang sangat baik, namun tentu kemampuan perangkat ada batasnya, semahal apapun. Di Android sebagian besar aplikasi mempunyai ijin akses untuk berjalan di belakang layar atau menolak berhenti meskipun aplikasi sudah Teman & temanwati netijen tutup. Alhasil, perangkat dipaksa untuk memproses semua perintah dalam waktu yang bersamaan, bahkan tak jarang ditambah dengan perintah baru yang datang dari pengguna saat membuka aplikasi atau gamebaru. Solusinya, pasang aplikasi task killeryang berfungsi untuk mematikan semua aplikasi yang berjalan di belakang layar. Berikut ini beberapa saran aplikasi task killeryang dapat Teman & temanwati netijen coba: Task Manager Free Super Task Killer Free Go Cleaner & Task Manager Free Task Manager Free Simple Task Killer Free     Pindahkan Data-data Besar ke Memori Eksternal dan Beralih ke Memori Class 10 Kapasitas memori internal perangkat Android berbeda tergantung kelasnya. Walau begitu, alokasi data menjadi sangat penting sebab bila memori internal memikul beban yang terlalu banyak dapat mengakibatkan perangkat berjalan sangat lamban. Untuk itu cobalah untuk memindahkan beberapa data misalnya musik, foto, video dan aplikasi berukuran besar ke memori eksternal. Kemudian untuk mempercepat kinerja smartphone Android, gunakanlah memori eksternal Class 10. Memang lebih mahal tapi sebandingkan dengan performanya.     Matikan Fitur Auto-rotate Fitur auto-rotate ini memungkinkan kita untuk mendapatkan orientasi layar sesuai dengan posisi perangkat secara otomatis. Biasanya pengguna Android selalu mengaktifkan fitur ini, tetapi dampaknya justru membuat perangkat bekerja lebih keras.     Copot Aplikasi atau Game yang Tidak Penting yesnetijen.web.id - Cara mempercepat performa smartphoneAndroid berikutnya dapat dengan mencopot aplikasi atau game yang tidak penting, misalnya aplikasi Chrome. Matikan saja jika Teman & temanwati netijen sudah punya Opera Mini. Atau sebaliknya. Kemudian nonaktifkan aplikasi bawaan yang juga tidak pernah digunakan, silahkan tapmenu Settings App dan geser ke bagian All, di sana Teman & temanwati netijen akan temukan daftar seluruh aplikasi di perangkat Teman & temanwati netijen. Pilih yang tidak pernah digunakan dan tap Disable. Tapi hati-hati, jangan sampai mematikan aplikasi pendukung sistem. Lakukan hanya jika Teman & temanwati netijen merasa yakin tidak akan merusak softwareperangkat.     Kurangi Jumlah Widget di Home Screen Teman & temanwati netijen harus tahu bahwa Widget itu bukan aplikasi vital, tapi hanya elemen tambahan pendukung aplikasi yang bisa kita hapus tanpa mempengaruhi aplikasi tersebut. Saat diaktifkan widget berjalan terus di belakang layar, sehingga mengkonsumsi banyak resource RAM. Hasilnya perangkat terasa lebih lambat. Untuk itu kurangi atau hindari menggunakan widget secara berlebihan.     Hindari Penggunaan Live Wallpaper Live wallpaper memang cantik, tapi karena fitur ini terus bergerak sehingga membuat CPU perangkat terus bekerja tanpa henti. Selain itu live wallpaper juga boros baterai.     Gunakan Launcher yang Sederhana Launcher bawaan biasanya dirancang untuk memberikan performa terbaik pada perangkat. Hanya saja beberapa orang tak menyukai desainnya yang monoton. Solusinya, pasanglah aplikasi launcher dari pihak ketiga, namun pastikan launcher tersebut memiliki kapasitas berkas yang rendah dan tidak membebani perangkat secara berlebihan.

 

 

Step By Step Belajar HTML 5

 

 

Artikel Lainnya :